Surabaya – Program studi S1 Kesehatan Masyarakat Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA) kembali menunjukkan dukungannya dalam program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) dari pemerintah untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam melakukan deteksi dini kesehatan. Kegiatan ini berkolaborasi dengan dengan Dinas Kesehatan Kota Surabaya dan Puskesmas Jagir.
Kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan utama untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mendeteksi dini penyakit tidak menular di era globalisasi saat ini. Kegiatan skrining dilakukan di Taman Bungkul, Surabaya pada Minggu (21/12) diikuti oleh pengunjung Car Free Day (CFD). Sasaran dalam kegiatan ini yaitu 150 peserta dari berbagai kalangan baik mahasiswa hingga lansia
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara Prodi S1 Kesehatan Masyarakat UNUSA, Dinas Kesehatan Kota Surabaya, dan Puskesmas Jagir. Kegiatan ini juga terintegrasi dengan mata kuliah Skrining pada peminatan Epidemiologi & Biostatistika semester 7. Tidak hanya melibatkan mahasiswa kesehatan masyarakat, kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa analis kesehatan dan mahasiswa gizi yang diposisikan sesuai dengan bidang mahasiswa dalam melakukan skrining. Kegiatan ini selain utk mengembangkan kemampuan mahasiswa dalam melakukan deteksi dini penyakit, juga berkontribusi dalam mendukung program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) dari pemerintah.
Wujud nyata peran tenaga kesehatan masyarakat sebagai calon tenaga kesehatan masyarakat, mahasiswa kesmas UNUSA tidak hanya melakukan pemeriksaan fisik, tetapi juga fokus pada pemberian edukasi dan pencegahan serta rekomendasi. Layanan yang diberikan mencakup:
- Pemeriksaan Indeks Massa Tubuh (IMT)
- Tekanan Darah
- Cek LILA (KEK) dan Lingkar Perut (Obesitas Sentral)
- Cek Darah Umum (Gula Darah dan Asam Urat)
- Cek Kadar Lemak Lemak, dan Body Age
- Konsultasi Gizi
Kegiatan ini didukung penuh oleh pihak Puskesmas Jagir dan Dinas Kesehatan Kota Surabaya dengan menyediakan sarana pendukung serta tenaga pengawas. Kolaborasi ini memastikan bahwa setiap warga yang terdeteksi memiliki risiko kesehatan tinggi dapat langsung diarahkan untuk mendapatkan tindak lanjut di fasilitas kesehatan.
Langkah ini sejalan dengan visi transformasi kesehatan pemerintah yang menekankan pada penguatan layanan primer dan deteksi dini secara gratis bagi seluruh warga negara. Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat UNUSA berfokus pada pembentukan tenaga profesional yang ahli dalam bidang epidemiologi, promosi kesehatan serta bidang kesehatan masyarakat lainnya dengan berkomitmen untuk selalu hadir di tengah masyarakat melalui aksi pengabdian yang berdampak langsung pada kualitas hidup masyarakat.
Recent Comments