Praktik Pemberian Makan Bayi dan Anak (PMBA) usia 6-23 bulan meliputi pemberian Makanan Pendamping ASI (MP-ASI) mulai usia 6 bulan dan melanjutkan menyusui hingga usia 2 tahun atau lebih . PMBA sangat penting untuk pencegahan stunting, karena pemberian makanan yang kurang tepat pada bayi dan anak, dapat memberikan masalah gizi baru. Namun terkait MPASI ini, ternyata masih ada saja mitos yang dipercaya oleh para ibu. Salah satunya mengatakan bahwa pada MPASI tidak boleh dimasukkan rasa atau bumbu tambahan berupa garam dan gula. Dengan kata lain, MPASI bayi usia 6-12 bulan harus hambar tanpa rasa. Pada tanggal 13 Juli 2023, dosen program studi gizi melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan topik “Edukasi Dasar PMBA dan Fakta dan Mitos PMBA” di Desa Masangan Kulon, Kecamatan Sukodono. Peserta yang hadir sejumlah 35 orang. Ibu mendapatkan buku tentang MPASI yang merupakan hasil luaran dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat sebelumnya. Kegiatan pengabdian masyarakat dengan memberikan edukasi gizi terkait praktik PMBA berjalan dengan baik. Begitu juga dengan antusias peserta yang cukup tinggi dalam mengikuti kegiatan tersebut.
Pos-pos Terbaru
- Edukasi dan Aksi Nyata: Mahasiswa S1 Kesehatan Masyarakat UNUSA Gelar Praktik Belajar Lapangan (PBL) di Desa Tambak Sumur, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo
- A HEALTHY AND HAPPY CAMPUS INITIATIVES
- Selamat dan Sukses kepada Dr. Agus Aan Adriansyah, S.KM.,M.Kes atas Ujian Terbuka Disertasi S3
- UNUSA AWARD 2024
- FKES Mengikuti Rapat Penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Tahun 2025
Komentar Terbaru