Surabaya, 8 Juli 2026 – Departemen Gizi Fakultas Kesehatan Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA) melaksanakan kegiatan benchmarking ke Departemen Gizi Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Brawijaya (UB) pada Rabu (8/7/2026). Kegiatan ini menjadi salah satu wujud nyata komitmen dan keseriusan UNUSA dalam mempersiapkan pembukaan Program Studi Profesi Dietisien di Surabaya.
Hingga saat ini, belum terdapat perguruan tinggi di Surabaya yang menyelenggarakan Program Studi Profesi Dietisien. Oleh karena itu, UNUSA berupaya mengambil peran strategis dalam memenuhi kebutuhan tenaga dietisien profesional yang semakin meningkat, khususnya dalam menghadapi perkembangan layanan kesehatan di Indonesia.
Kegiatan benchmarking diawali dengan sambutan dari Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Brawijaya, Prof. Dian Handayani, SKM.,M.Kes.,Ph.D., yang menyampaikan apresiasi atas kunjungan Departemen Gizi UNUSA. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa Universitas Brawijaya sangat terbuka untuk berbagi pengalaman kepada institusi yang memiliki komitmen kuat dalam membuka Program Studi Profesi Dietisien.
Prof. Handayani juga menekankan pentingnya percepatan pembukaan pendidikan profesi bagi tenaga kesehatan. Sejalan dengan arah kebijakan nasional, pada tahun 2028 seluruh tenaga kesehatan yang memberikan pelayanan langsung kepada pasien (hands-on patient care) diharapkan telah menempuh pendidikan profesi sebagai bagian dari peningkatan mutu pelayanan kesehatan.
Sementara itu, Kepala Departemen Gizi Fakultas Kesehatan UNUSA, Dr. Dini Setiarsih, S.P., M.Kes., menyampaikan rasa terima kasih kepada Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Brawijaya atas kesempatan yang diberikan kepada tim UNUSA untuk belajar secara langsung mengenai proses pendirian dan penyelenggaraan Program Studi Profesi Dietisien.
Dalam sambutannya, Dr. Dini menjelaskan bahwa kesiapan UNUSA tidak hanya ditunjukkan melalui komitmen institusi, tetapi juga melalui penguatan sumber daya manusia. Saat ini, Departemen Gizi UNUSA telah memiliki enam dosen yang telah menyelesaikan pendidikan Profesi Dietisien. Selain itu, dukungan penuh dari pimpinan universitas menjadi modal penting dalam mewujudkan pembukaan Program Studi Profesi Dietisien dalam waktu dekat.
“Kami berharap melalui kegiatan benchmarking ini, Departemen Gizi UNUSA dapat memperoleh banyak pembelajaran, mulai dari aspek akademik, tata kelola, hingga persiapan administrasi dalam pendirian Program Studi Profesi Dietisien. Dukungan pimpinan universitas dan kesiapan sumber daya yang kami miliki menjadi motivasi untuk segera merealisasikan program ini,” ujar Dr. Dini.
Rangkaian kegiatan benchmarking meliputi sesi pembukaan dan sambutan, pemaparan profil Departemen Gizi Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Brawijaya, campus tour, diskusi mengenai proses pembukaan Program Studi Profesi Dietisien, hingga sesi penutup dan diskusi interaktif. Melalui kegiatan tersebut, tim UNUSA memperoleh gambaran menyeluruh mengenai tata kelola pendidikan profesi, kurikulum, penyediaan wahana praktik, pemenuhan standar akreditasi, serta strategi pengembangan program studi.
Kegiatan benchmarking ini diikuti oleh tujuh dosen Departemen Gizi Fakultas Kesehatan UNUSA. Melalui kolaborasi dan proses belajar bersama dengan Universitas Brawijaya, diharapkan persiapan pembukaan Program Studi Profesi Dietisien di UNUSA dapat berjalan optimal.
Departemen Gizi Fakultas Kesehatan UNUSA menargetkan pengajuan pembukaan Program Studi Profesi Dietisien dapat direalisasikan pada tahun 2027. Besar harapannya, program studi tersebut dapat segera memperoleh izin operasional sehingga mampu menjadi Program Studi Profesi Dietisien pertama di Surabaya yang berkontribusi dalam mencetak dietisien profesional, kompeten, dan siap memberikan pelayanan gizi berkualitas bagi masyarakat. (AWP)
Komentar Terbaru