Sidoarjo, 16 Juli 2026 – Sebagai bentuk komitmen dalam meningkatkan kesehatan remaja melalui edukasi berbasis sekolah, Program Studi S1 Gizi Fakultas Kesehatan Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA) melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertajuk “Pencegahan Masalah Gizi dan Kesehatan Remaja melalui Optimalisasi Program Aksi Bergizi” di SMA Jati Agung, Kabupaten Sidoarjo, pada Kamis (16/7). Kegiatan ini diikuti oleh 19 siswa dan siswi yang berpartisipasi secara aktif sejak awal hingga akhir acara.

Kegiatan diawali dengan sambutan dari Ketua Pelaksana, Sa’bania Hari Raharjeng, S.Gz., RD., M.P.H, selaku dosen Program Studi S1 Gizi UNUSA. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa masa remaja merupakan periode penting dalam pembentukan kebiasaan hidup sehat yang akan memengaruhi kualitas kesehatan di masa depan. Oleh karena itu, sekolah menjadi salah satu lingkungan strategis untuk menanamkan perilaku gizi seimbang dan gaya hidup sehat melalui kegiatan edukatif yang menarik dan interaktif. Kepala Sekolah SMA Jati Agung, Dwi Rahmi Putri, M.Pd., turut memberikan sambutan sekaligus menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan pengabdian kepada masyarakat tersebut. Beliau berharap materi dan pengalaman yang diperoleh peserta dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga mampu membentuk generasi muda yang lebih sehat, aktif, dan berprestasi. Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan sesi talk show mengenai gizi seimbang pada remaja. Pada sesi ini, peserta mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya memenuhi kebutuhan gizi sesuai Pedoman Gizi Seimbang dan penerapan Isi Piringku untuk serta mencegah berbagai permasalahan gizi yang sering terjadi pada remaja, seperti penyakit metabolik,anemia, gizi lebih, maupun gizi kurang.

Agar penyampaian materi lebih menarik, tim pengabdian menghadirkan permainan edukatif berbasis Modul Aksi Bergizi. Melalui berbagai permainan interaktif, siswa diajak belajar sambil bermain sehingga lebih mudah memahami materi yang telah disampaikan. Suasana kegiatan berlangsung meriah dengan antusiasme peserta yang aktif berdiskusi, menjawab pertanyaan, serta berpartisipasi dalam setiap permainan yang diberikan. Sebagai bentuk deteksi dini kondisi kesehatan remaja, kegiatan ditutup dengan pemeriksaan status gizi, pengukuran persentase lemak tubuh, pemeriksaan kadar kolesterol, serta pemeriksaan gula darah. Pemeriksaan ini memberikan gambaran awal mengenai kondisi kesehatan peserta sekaligus menjadi sarana edukasi agar remaja lebih peduli terhadap status gizinya dan menerapkan pola hidup sehat sejak dini.

Agar penyampaian materi lebih menarik, tim pengabdian menghadirkan permainan edukatif berbasis Modul Aksi Bergizi. Melalui berbagai permainan interaktif, siswa diajak belajar sambil bermain sehingga lebih mudah memahami materi yang telah disampaikan. Suasana kegiatan berlangsung meriah dengan antusiasme peserta yang aktif berdiskusi, menjawab pertanyaan, serta berpartisipasi dalam setiap permainan yang diberikan. Sebagai bentuk deteksi dini kondisi kesehatan remaja, kegiatan ditutup dengan pemeriksaan status gizi, pengukuran persentase lemak tubuh, pemeriksaan kadar kolesterol, serta pemeriksaan gula darah. Pemeriksaan ini memberikan gambaran awal mengenai kondisi kesehatan peserta sekaligus menjadi sarana edukasi agar remaja lebih peduli terhadap status gizinya dan menerapkan pola hidup sehat sejak dini.

Sepanjang kegiatan berlangsung, para peserta menunjukkan antusiasme dan partisipasi yang tinggi. Interaksi yang aktif selama sesi edukasi maupun permainan mencerminkan tingginya minat siswa terhadap informasi mengenai kesehatan dan gizi. Diharapkan, kegiatan ini tidak hanya meningkatkan pengetahuan peserta, tetapi juga mendorong perubahan perilaku menuju pola makan bergizi seimbang dan gaya hidup sehat secara berkelanjutan. Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, Program Studi S1 Gizi Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya terus berkomitmen mendukung upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat, khususnya remaja, melalui edukasi, pendampingan, dan implementasi Program Aksi Bergizi di lingkungan sekolah. Sinergi antara perguruan tinggi dan institusi pendidikan diharapkan mampu menciptakan generasi muda yang sehat, cerdas, dan produktif sebagai investasi bagi pembangunan bangsa di masa mendatang.