SURABAYA – Fakultas Kesehatan Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (UNUSA) memperkenalkan kekayaan pangan lokal dan kuliner tradisional Indonesia melalui kegiatan “Healthy Bites from Indonesia” dalam rangkaian The 6th UNUSA Brave Program 2026, Selasa (4/8/2026). Kegiatan yang berlangsung di Laboratorium Gizi Fakultas Kesehatan UNUSA pukul 10.00–12.00 WIB ini mengajak peserta mengenal pangan lokal Indonesia melalui pengalaman memasak secara langsung.
Mengangkat konsep pembelajaran interaktif dan pertukaran budaya (cultural exchange), kegiatan ini dirancang untuk memperkenalkan potensi pangan lokal Indonesia, nilai gizi bahan pangan, serta pentingnya menjaga kebersihan dan keamanan pangan dalam proses pengolahan makanan. Pisang dan ubi ungu dipilih sebagai bahan utama karena dapat diolah menjadi hidangan yang menarik sekaligus menjadi sarana pengenalan keragaman kuliner Indonesia.
Kegiatan ini dilaksanakan oleh Fakultas Kesehatan UNUSA melalui koordinasi pelaksana program, Dr. Ira Dwijayanti, S.Gz., M.Sc., dengan dukungan pimpinan fakultas dan panitia kegiatan.
Belajar Kuliner Indonesia melalui Praktik Langsung
Sebanyak 13 peserta dari berbagai perguruan tinggi mengikuti kegiatan ini. Peserta berasal dari Naresuan University, University of Malaya, Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Jawa Timur, Universitas Airlangga, dan Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan pengenalan pangan dan kuliner Indonesia, bahan serta peralatan memasak, kemudian praktik pembuatan dua hidangan khas, yaitu Pisang Rai dan Bola Ubi Ungu.
Dalam praktik pembuatan Pisang Rai, peserta diperkenalkan pada pemanfaatan pisang dengan perpaduan bahan dan teknik pengolahan yang menghasilkan hidangan tradisional. Sementara itu, pembuatan Bola Ubi Ungu memberikan pengalaman mengolah ubi ungu menjadi kudapan dengan tampilan yang menarik.
Setelah praktik memasak, peserta mengikuti sesi penyajian dan food tasting untuk menikmati hasil olahan bersama. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan edukasi gizi dan diskusi, sebelum ditutup dengan foto bersama. Melalui pendekatan learning by doing, peserta tidak hanya memperoleh informasi mengenai kuliner Indonesia, tetapi juga berkesempatan terlibat langsung dalam proses pengolahan makanan. Pendekatan ini menjadikan pengenalan pangan lokal lebih aplikatif, menyenangkan, dan mudah dipahami.
Mengintegrasikan Kuliner, Gizi, dan Keamanan Pangan
Keunikan “Healthy Bites from Indonesia” terletak pada integrasi pengenalan budaya kuliner dengan edukasi gizi dan praktik keamanan pangan. Kegiatan ini tidak sekadar memperkenalkan makanan tradisional, tetapi juga mengajak peserta memahami potensi bahan pangan lokal sebagai bagian dari kekayaan pangan Indonesia.
Pisang dan ubi ungu menjadi contoh bagaimana bahan pangan yang mudah dijumpai dapat diolah menjadi hidangan yang menarik. Selain itu, pengenalan kebersihan selama proses memasak menjadi bagian penting dalam membangun pemahaman peserta mengenai pengolahan makanan yang aman.
Antusiasme Peserta dan Evaluasi Kegiatan
Berdasarkan evaluasi pelaksanaan, kegiatan berlangsung dengan baik dan sesuai dengan jadwal yang direncanakan. Peserta menunjukkan antusiasme, terutama selama praktik pembuatan Pisang Rai dan Bola Ubi Ungu serta sesi food tasting.
Partisipasi aktif peserta menjadi salah satu hasil positif kegiatan ini. Peserta memperoleh pengalaman langsung dalam mengolah pangan lokal dan pengetahuan mengenai pemanfaatan bahan pangan Indonesia. Interaksi yang berlangsung selama kegiatan juga mendukung terciptanya suasana pembelajaran yang edukatif dan menyenangkan.
Sebagai bagian dari evaluasi, panitia mengidentifikasi beberapa aspek yang dapat ditingkatkan untuk kegiatan selanjutnya, antara lain persiapan bahan dan peralatan, pengaturan waktu praktik, serta penyediaan media informasi yang menjelaskan nilai gizi dan asal-usul makanan. Pengembangan tersebut diharapkan dapat memperkaya pengalaman belajar peserta pada pelaksanaan program berikutnya.
Memperkuat Peran Fakultas Kesehatan dalam Edukasi Pangan dan Budaya
Penyelenggaraan “Healthy Bites from Indonesia” menjadi salah satu bentuk kontribusi Fakultas Kesehatan UNUSA dalam memperkenalkan pangan, gizi, kesehatan, dan budaya Indonesia melalui kegiatan edukatif berbasis pengalaman langsung.
Di tengah pentingnya edukasi mengenai pemanfaatan pangan lokal dan keamanan pangan, kegiatan ini menunjukkan bahwa pembelajaran gizi dapat dikemas secara kreatif melalui aktivitas kuliner. Peserta dapat mengenal bahan pangan sekaligus mempraktikkan pengolahannya dalam suasana kolaboratif.
Ke depan, kegiatan serupa berpotensi dikembangkan dengan menambahkan informasi mengenai asal-usul kuliner, kandungan gizi bahan pangan, serta variasi makanan tradisional dari berbagai daerah di Indonesia. Pengembangan ini diharapkan dapat memperkuat fungsi kegiatan sebagai sarana edukasi gizi sekaligus promosi kekayaan kuliner Nusantara.
Melalui The 6th UNUSA Brave Program 2026, Fakultas Kesehatan UNUSA terus menghadirkan pengalaman belajar yang menghubungkan pengetahuan, keterampilan, dan pertukaran budaya. Semangat “Healthy Bites from Indonesia” menjadi pengingat bahwa pangan lokal bukan hanya sumber makanan, tetapi juga bagian dari kekayaan budaya yang dapat diperkenalkan dan diapresiasi melalui pembelajaran yang interaktif.
Komentar Terbaru